image1 image2 image3 image4 image5 image6 image7 image8 image9 image10 image11 image11

Hi I'm Loepie Alexandra|Welcome to my personal blog|I love creative things|I'm proud to be an animal lover

Writing

[Source Image fromhttps://www.shesnovel.com]


Actually, since I was a child, I love to write a diary. The most stimulating times of writing is, when I was starting to fell in love for the first time. It was when I was aged 23 years old, it was my first love. When I came back to Bandung a few months ago, I still found those that diary of mine that wrote at the time. There are funny stories and sad one. Even though it was old diary, when I read it, it still tucked away some silly things that make me laugh.
Sebenarnya, sejak kecil saya senang sekali menulis diary. Yang paling membangkitkan semangat saya menulis adalah saat saya mulai jatuh cinta untuk pertama kali ketika umur 23 tahun. Saya menyebutnya cinta pertama. Saat saya pulang ke Bandung beberapa bulan lalu, saya masih menemukan buku-buku diary saya yang saya tulis pada masa itu. Ada kisah-kisah lucu dan sedih. Kadang saat saya membacanya, terselip beberapa hal konyol yang membuat saya tertawa.

Not long after my first love ended, I started writing a blog. In the past I did not understand what a blog is. But it turns out, there was a lot of people who have blogs. Well there, I started to fall in love more with the art of writing.
Tidak lama setelah cinta pertama itu berlalu dan berakhir, saya mulai menulis blog. Dahulu saya tidak mengerti apa itu blog. Tapi ternyata tidak sedikit orang yang memiliki blog. Yah saya mulai jatuh cinta lebih dalam dengan menulis.

Since I lived in Bali, because my life mostly filled with going to work and return to the flat only. I'm able to write even more. My best friend Evelyn was very supportive about me writing. Just like my friend Lili in Jakarta said, sometimes writing can build inner healing. Is it true? Well indeed some of my personal doctor said so. Moreover, I'm not good at speaking and verbally explaining to people about what I feel. And although I did not pour my heart and mind 100% on my blog, they said that at least if I pour 50% of my feeling into it, it will make me more relieved.
Sejak di Bali, karena memang kehidupan saya antara kerja dan pulang ke flat. Saya lebih banyak lagi menulis. Sahabat saya Evelyn sangat mendukung kalau saya menulis. Sama seperti sahabat saya Lili di Jakarta yang bilang, terkadang menulis itu membangun kesembuhan secara batin. Benarkah? Yah memang beberapa dokter pribadi saya juga berkata demikian. Apalagi saya memang tidak pandai berbicara dan menjelaskan kepada orang secara verbal apa yang saya rasakan. Dan walaupun saya tidak menuangkan 100% isi hati dan pikiran saya di blog saya, tetapi kata mereka setidaknya 50% sudah membuat saya lebih lega.

Writing is not easy. Especially if we add the problem that we do not know what we wanted to write. There are some unfortunate people who can't pour their feelings verbally or in writings. Even when I'm writing, I still sometimes get depressed or stressed, so it must be hard for them who can't pour their feeling in any way.
Menulis memang tidak mudah. Apalagi kalau ditambah kita juga tidak tahu apa yang mau kita tulis. Ada beberapa orang yang tidak dapat menuangkan secara verbal maupun tulisan. Saya saja yang masih mampu menulis, masih dapat mengalami depressi atau stress, apalagi mereka yang tidak dapat menuangkan dengan cara apapun.

I think writing can be a mirror to one's personality. For me writing is a romantic thing, of course it depends on the language that we used. But on average, each person that can write (to write anything) they usually had a romantic side that's not owned by everyone. Because writing sometimes should come from the heart, and it's honest.
Menurut saya menulis merupakan cermin kepribadian seseorang. Bagi saya menulis itu romantis, memang tergantung dari bahasa yang kita pakai juga ya. Tetapi rata-rata  setiap orang yang dapat menulis (menulis apapun) mereka memiliki sisi romantis yang tidak dimiliki semua orang. Karena menulis kadang harus keluar dari hati, dan itu jujur.

I sometimes can't understand when someone asks my opinion about if the authors of the news is romantic or not, especially if it's a hoax. But IMHO whatever the writing is, whether it's a hoax or not, at least they have some kind of an imaginations to create that story. I cannot judge them right or not. Because everything that's written by someone (whoever they are), must have a purposes and reasons which makes the writer writing it. Right or wrong depends on the eye of the beholder.
Saya kurang paham kalau ada yang menanyakan pendapat saya, apakah penulis-penulis berita itu romantis atau tidak. Apalagi kalau isinya hoax. Tetapi apapun tulisannya, baik itu hoax atau bukan, setidaknya mereka memiliki daya imajinasi yang tinggi. Saya tidak dapat menghaikimi mereka benar atau tidak. Karena segala sesuatu yang ditulis seseorang (siapapun mereka), pasti ada maksud dan alasan yang membuat mereka menulis itu. Salah atau benar itu tergantung dari mana sudut pandang kita. 

So.. Back to the case of writing, often, while doing nothing, I suddenly wanted to write about a-b-c-d. In fact, sometimes when I was in the shower, I began to think to writing of something. Whether it's a quote or a poem or any kind of writing. I do not expect people liked my writing on this blog. But at least I wrote what's in my heart and my head.
So.. balik lagi ke hal menulis, saya seringkali saat sedang melakukan apapun tiba-tiba ingin menulis tentang a-b-c-d. Bahkan terkadang saat sedang mandi, saya mulai terpikirkan untuk menulis sesuatu. Entah itu quote atau puisi atau tulisan apapun. Saya tidak berharap orang-orang menyukai tulisan saya di blog ini. Tapi setidaknya saya menulis apa yang ada di hati dan kepala saya. 

Just recently I made a quote about what is writing, IMHO. When I made the screenshot of my quote into my LINE messenger display picture, my best friend Evelyn says "why does it makes me sad ya..?". HAHAHAHA ... Well, maybe the soul of a Scorpio like me, is very mellow and fragile. But that's a Scorpio women for you, most part of her is a tomboy and the other is a feminim.
Baru saja saya membuat quote tentang menulis menurut saya... saat saya jadikan display picture Line saya, sahabat saya Evelyn bilang "kenapa jadi sedih ya liatnya?". HAHAHAHA... Mungkin memang yah jiwa seorang Scorpio seperti saya sangat mellow  dan fregile. Tetapi itulah Scorpio perempuan, yang sebagian dirinya kadang tomboy dan sebagian lagi feminim.

There are some writer’s quotes and poems that I like. Beside the author Nikita Gill, there's also Shakespeare, JmStorm, r.n Sin, Clarry Marie, Kahlil Gibran, Rumi, Segovia Amil, and Christy Ann Martine. And for local Indonesian writers, I like the poetry from AADC2 movie which is M. Aan Mansyur writings, Chairil Anwar and also W. S Renda. I'll try to discuss about them in my future posts.
Ada beberapa penulis-penulis quotes dan puisi yang sangat saya sukai. Selain Nikita Gill, ada juga Shakespeare, JmStorm, r.n Sin, Clarry Marie, Kahlil Gibran, Rumi, Segovia Amil, dan Christy Ann Martine. Kalau dari lokal Indonesia, saya suka dengan penulis puisi untuk Film AADC2 M. Aan Mansyur dan Chairil Anwar, juga W. S Rendra. Tentang mereka saya membahas di post saya berikutnya ya.

For me, writing is really important when our mouth, mind and heart cannot speak a single word. Mostly for Scorpio who do a lot of thought burying, writing is very important. Writing doesn't mean that the person is smart, but it mean that he/she is quite honest with what their thoughts and feelings. Sometimes reading someone's emotions or feelings from their writings can reveal one's personality, a little at a time. Afterall its sometimes hard for us to be honest with our mind and feeling right? Hahaha
Bagi saya, menulis benar-benar sangat penting ketika hati, pikiran, dan mulut kita tidak dapat mengeluarkan sepatah kata pun. Terlebih bagi seorang Scorpio yang sebenarnya kami ini lebih banyak memendam, ini (menulis) sangatlah penting. Menulis bukan berarti orang tersebut pintar, tetapi setidaknya mereka cukup jujur dengan apa yang mereka pikirkan dan rasakan. Terkadang membaca emosi atau perasaan seseorang dari tulisannya, akan dapat membuka karakteristik orang tersebut sedikit demi sedikit. :p Paling susah buat kita itu kan jujur terhadap pikiran dan perasaan kita sendiri. *wink*

So ... for those who cannot express their feelings verbally, you can start now to learn to write. At least it will enable you to express what's in your heart, as on my case, it was quite a relief, and also not mention that this is a very positive activity, especially if your writing can inspire a lot of people. I also did not write all of my writings on the blog, I still have a personal diaries which were kept very privately. LOL 
Jadi... bagi yang tidak bisa mengungkapkan secara verbal, kalian bisa kok mulai sekarang belajar menulis. Setidaknya itu cukup melegakan, dan ini sangat positif. Apalagi jika tulisan kalian dapat menginsipirasi banyak orang. Saya juga tidak menulis hanya di blog, saya tetap punya diary pribadi yang  masih tersimpan dengan sangat rahasia. LOL


My Quote :

"I love write, because one day when we're
leaving this world forever,
only our writings that will become
our lasting memories."

- me -


Source Image :
- By Nikita Gill from : https://s-media-cache-ak0.pinimg.com/originals/9a/70/a5/9a70a518c0d04bf9ca8e7f831f0dc662.jpg
- By William Wordsworth from : https://plus.google.com/u/0/
- By Victor Hugo from : http://softwhispersandwishes.tumblr.com/post/123784350402/sirloin-fill-your-paper-with-the-breathings-of
- By Neil Gaiman from : https://www.shesnovel.com

Share this:

CONVERSATION

0 comments:

Post a Comment