image1 image2 image3 image4 image5 image6 image7 image8 image9 image10 image11 image11

Hi I'm Loepie Alexandra|Welcome to my personal blog|I love creative things|I'm proud to be an animal lover

Boys and Girls Can Be Best Friends

[Source Image from : http://gallery.mobile9.com/cl/45532/boy-and-girl-can-be-best-friends-quotes/1/]

Saya sengaja menulis tentang ini dalam bahasa Indonesia. Karena sepertinya kebanyakan orang Indonesia lebih sering salah mengartikan 'persahabatan dengan lawan jenis'. Yah, memang budaya kita belum sampai ke arah keterbukaan menerima hal-hal yang seperti ini. Yuk, kita sharing tentang ini, tapi jangan baper yaa...

Persahabatan dengan lawan jenis, memang tidak masuk itungan dalam dunia orang timur seperti kita. Apalagi di beberapa agama, bisa dibilang ini menyalahi aturan. Saya hargai itu, tetapi saya punya pandangan tersendiri mengenai ini. Sebenernya benar kata teman baik saya Idam, beda daerah atau kota pasti beda cara pikir, beda juga cara menanggapinya. Karena setiap daerah pasti ada "kelebihan sekaligus ke-katro-an" sendiri.

Sebagai wanita (bahkan dari saya kecil), saya memang lebih senang bergaul dengan pria. Karena saat itu, sepupu-sepupu saya mayoritas laki-laki, dan karena saya kedua terkecil di urutan sepupu-sepupu dari pihak ayah saya, maka kakak-kakak sepupu saya melindungi saya. Saya merasa nyaman. Ada sebagian orang yang bilang, kalau saya kecentilan atau bahkan murahan. Saya hanya bisa tersenyum saja mendengarnya, dan saya tidak ambil pusing sama sekali alias boam (bahasa anak jaman sekarang singkatan dari 'bodo amat').

Saking nyamannya memiliki teman-teman pria, saya sampai tidak berani pacaran dari mulai saya SD sampai SMU. Bahkan saya baru mengenal pacaran itu ketika kuliah. Karena saya melihat teman-teman pria saya saat itu masih senang bermain-main dengan perasaan wanita ketika itu. Tidak jarang saya melihat teman wanita saya menangis karena patah hati. 

Senang berteman dengan pria, berlanjut sampai saya mulai jatuh cinta untuk pertama kali, dan mengenal game online (mayoritas gamers saat itu memang pria kan?). Kebetulan di kelompok itu, wanitanya memang sangat sedikit (tentang game ini saya akan ceritakan di postingan saya berikutnya). 

Sejak saat itulah, saya kenal dengan seorang pria yang sampai saat ini telah menjadi sahabat saya selama 16 tahun (kalau cicilan rumah udah lunas dari kapan yahhh... lol). Namanya Faiz Tyo (semudah itu saya bisa menyebut nama dia di blog saya :D). Pria berzodiak Aries ini, yang ternyata memang memiliki chemistry untuk menjadi sahabat saya. 

Persahabatan kita mungkin bagi sebagian orang timur dinilai lain. Kita memang berbeda dari segalanya (agama dan ras). Tetapi kita dapat saling mengerti dan menghargai satu sama lain. Kita bukan tidak pernah ada masalah, namanya sebuah hubungan pasti akan ada masalah, tidak ada yang sempurna. Tetapi kita berdua bisa mengatasinya dengan baik.  

Bagi saya, bersahabat dengan pria itu menyenangkan. Kenapa? Wanita adalah mahluk yang menggunakan perasaan. Even wanita itu memiliki zodiak yang menggunakan head juga, tetap mereka adalah mahluk yang lebih sensitif dibanding pria. Kadang bagi saya, ketika kita mengalami masalah dengan seseorang, kita lebih menggunakan heart kita lebih besar dibanding head kita (right?). Mau secerdas apapun kita sebagai wanita. Coba kalian curhat dengan sahabat wanita kalian, biasanya sih kita malah lebih 'down' (itu yang saya rasakan) atau sedih. Sorry girls kalau saya harus menuliskan ini. Memang tidak semua sahabat wanita itu membuat kita down. Saya memiliki sahabat Sagittarius perempuan di Bali, dan dia dapat menggunakan head ketika saya curhat. Ini yang saya membuat saya sebagai seorang Scorpio sangat memilih dengan siapa saya akan curhat secara detail. Karena saya tahu, tidak akan semua orang dapat mengerti perasaan kita sebenarnya.

Balik lagi ke persahabatan dengan lawan jenis. Hubungan saya dengan sahabat saya ini, benar-benar menyenangkan. Kami bisa saling bercerita tanpa rasa beban. Dia mengenal saya 100% juga sebaliknya. Memang terkadang beberapa mantan pasangan kami sering cemburu juga. Tetapi, di saat kami berdua memutuskan untuk bersahabat, itulah yang terjadi sebenarnya. No hard feeling gitu maksudnya.

Saking nyamannya, saya udah gak perlu lagi malu buat nangis atau jutek. Atau kadang saya langsung bilang,"Iz gw yang traktir lo nonton yuk... lo yang traktir gw dinner Valentine". Kadang ketika kita sama-sama jomblo, kita sering berkencan berdua. Berkencan di sini dalam arti nonton bioskop atau dinner atau minum wine. Atau kadang kita berkumpul dengan sahabat-sahabat kita yang lain. Kita sering diledekin gank kita karena sama-sama masih single (mereka pikir kita single tapi gebetan banyak yang Iz.. lol #becandaihh). Tapi karena memang kita perasaannya murni sebagai sahabat, kita berdua ketawa-ketawa atau malah saling ledek. LOL.. Tidak jarang, saat saya sedang manja atau galaw. Saya sering bilang, "Faizz... gue pengen meluk elooo deh tar kalau ketemu. Kangennnn....." dan dia nanggapinnya santai tanpa ada rasa baper. Sometimes kita saling manggil "beb" tanpa ada rasa baper satu sama lain. Kalau sama gebetan pasti kita salah tingkah ya mau manggil gitu Hahahahaha..... Bahkan saya bisa mabuk depan dia tanpa takut diapa-apain sama dia... karena ya itu.. PURE!! Dia pasti jaga saya... :p

Dan beberapa saat yang lalu, saat peresmian kantor baru kakak saya di Jakarta. Saya dapat dengan santainya ngajak dia ketemu keluarga saya dan kenalin dia ke mama saya bahkan sampai oma opa saya. Saya berani kenalin dia, karena memang kita cuma sahabat. Oma sempet nyangka dia pacar saya. Hanya saya bilang ya bukan Hahahaha..... Bahkan kakak saya nanya, kenapa saya tidak sama dia aja, kakak saya liat dia orang yang baik. Susah ya, kalau emang hati kita udah menganggap dia sahabat dan kita berdua nyaman dengan status ini, kita udah tidak bisa lagi maju lebih jauh. Jadi buat yang jadi pendamping kita berdua kelak, gak usah keribetan buat jealous sama status persahabatan kita. Cerdaslah sedikit!! #codebangetyahsaya lol

Yang jelas sahabat pria menurut versi saya adalah :
- seorang pria yang bisa berantem adu agrumen sama saya, tetapi kita tetap dapat bersahabat jika sudah baikan
- tau banget kelemahan saya tetapi tidak pernah memanfaatkannya demi kepentingan pribadi
- tidak selalu selalu setuju pendapat saya
- selalu ada saat kita jatuh
- bisa dengan enaknya marahin kita tanpa peduli perasaan baper kita
- bisa dengan enaknya nyomot makanan kita (hahahahaha)
- tidak pernah terlibat hubungan fisik like kissing or something like that (ini paling penting!!!!)..

Kita bukan gak pernah ribut loh. Saya sama dia juga pernah beberapa kali berantem kecil. Sekarang aja saya lagi diem-dieman nih sama dia LOL. Kadang saking sebelnya, saya cuekin dia berhari-hari. Cuma ya itu... karena kita saling mengerti, kalau udah baikan, biasa dia nanya ke saya "Kemaren kenapa lu jutekin abang?". Dan saya santai aja jawab dengan jujur apa adanya, dan selesai. Mungkin ini yang membuat hubungan persahabatan kami bertahan belasan tahun. Kadang, saya tidak selalu curhat masalah pribadi. Biasanya sih saya cerita kalau udah selesai masalahnya (dan biasanya masalahnya selesai dengan kekacauan lol). Dan si 'cumi' (panggilan sayang saya buat dia) paling dengan enteng menjawab "Tuh kan gua bilang apa? Lu ga mau denger gua sih!" Kadang juga sebaliknya.

Yang saya pahami tentang persahabatan kami adalah, even kami bersahabat keputusan hidup kami tetap pilihan masing. Tidak ada yang ikut campur. Tetapi ketika salah satu kami terpuruk, kami akan menemani, mengomel, menasehati, dan tetap besahabat. Tidak ada yang perlu mengintervensi keputusan masing-masing. Walaupun emang sebel kalau sahabat kita gak mau denger nasehat kita, tapi sebuah hubungan persahabatan yang benar tidak akan mudah bubar hanya karena sahabat kita tidak mau mengikuti jalan kita (atau misalnya salah jalan).

Sahabat itu penting kok, apalagi yang bisa menerima kekurangan kita. Kadang emang sahabat saya ini egois setengah mati LOL. Tapi karena kita udah tau karakter masing-masing, jadi paling hanya sebentar badmood nya :D.

Seasik apapun sahabat kita (yang lawan jenis yah..), saya pribadi tidak ingin punya pasangan yang karakternya sama dengan sahabat saya. Kenapa? Saya ngerasa aneh aja. Hahahahaha,,,, Udah gak ada gregetnya lagi hahahaha....

Nah ladies.. itu hanya pengalaman saya bagaimana saya memilih sahabat. Saya bukan tidak punya sahabat perempuan atau tidak suka. Tetapi, saya lebih merasa nyaman ketika bertukar pikiran dengan para pria. Dan Faiz bukan satu2nya sahabat pria saya, masih banyak sahabat pria saya, tetapi karena yang paling 'ngemong' saya itu ya dia. Hahahahaha..

So... kalian para cewek, jangan ragu untuk punya sahabat lawan jenis, selagi itu murni sebuah persahabatan. Dan kalian dapat  memberikan pengertian kepada pasangan kalian dengan baik, bahwa ini persahabatan yang benar. Berani mencoba?

[Source Image from : http://quotesaplenty.com]


Source Image :
- "Every girl has..." from : https://www.lifecoachhub.com/coaching-articles/relationship-quotes-a-gallery
- "Best Friends are the people..." from : http://www.modrenvilla.org/friendship-quotes/best-friends-2/
- "Every girls needs..." from : http://gallery.mobile9.com/cl/45532/boy-and-girl-can-be-best-friends-quotes/1/
- "A Good friends know..." from : http://fitbottomedgirls.com/2015/06/best-friend-quotes-of-all-time/#_a5y_p=3932695


Share this:

CONVERSATION

0 comments:

Post a Comment